Minggu, 25 Oktober 2009

kecerdasan buatan vol 1

Kecerdasan buatan
1. Sistem pakar
Suatu program yang dibuat untuk menirukan keahlian seorang pakar (bidang keahlian tertentu)untuk menjawab sebuah persoalan
• Basis Pengetahuan
Suatu basis data yang menyimpan informasi dan aturan tentang tentang suatu produk pembahasan
• Mesin pengambil keputusan
Merupakan bagan dari system pakar ynagmenggunakn informasi yang didafatkan untuk mencari objek yang merupakan jawaban dari pertanyaan yang ditanyakan
2. Permainan
Penggunaan teknik alternative
3. Searching / pencarian jawaban
Program untuk menyederhanakan rumus matematik mencari jejak/membuktikan suatu kebenaran
4. Pengolahan bahasa alami
Mencakup penterjemahan antara percakapan manusia dengan bahasa mesin, analisa kalimat
5. Robot
Memecahkan pengendalian gerak dan percakapan robot
6. Mesin learning
Program yang bertujuan agar computer dapat mengambil pengalaman. Kemudian bisa memperbaiki program sendiri dengan cara merubah fakta dan arturan
7. Pengenalan citra
Menggunakan teknik grafis untuk pengenalan suatu pola
3 langkah penyelesaia masalah
1. Definisi
2. Menganalisa
3. Memilih teknik

program larik

program contoh_larik¬;
uses wincrt;
const max=100;
type larikint = array [1..max] of integer;
var
a : larikint; i : integer;
n : integer; u : real;
akh : char; id : integer;
x : integer; idx : integer;
procedure bacalarik (var a: larikint; n : integer);
var
i : integer;
begin
for i := 1 to n do
begin
write ('masukan nilai a[',i,'] : '); readln (a[i]);
end;
end;
procedure cetaklarik (a : larikint; n : integer);
var
i : integer;
begin
for i := 1 to n do
writeln ('a[',i,'] = ',a[i]);
end;
procedure hitungratata (a : larikint; n : integer; var u : real);
var
i : integer;
jumlah : real;
begin
i := 1;
jumlah := 0;
for i := 1 to n do
jumlah := jumlah + a[i];
u := jumlah/n;
end;
procedure carimaks (a : larikint; n: integer; var id : integer);
var
i : integer;
begin
id := 1;
for i := 2 to n do
if (a[i]) > (a[id]) then
id := i ;
end;
procedure carimin (a : larikint; n : integer; var id : integer);
var
i : integer;
begin
id := 1;
for i := 2 to n do
if (a[i]) < (a[id]) then id := i; end; procedure caritemp (a : larikint; n : integer; x : integer; var idx : integer); var i : integer; begin i := 1; while (i < n ) and (a[i] <> x) do
i := i + 1 ;

if a[i] = x then
idx := i
end;
{program utama}
begin
clrscr;
repeat;
writeln ('CONTOH PROGRAM LARIK (ARRAY)');
writeln (‘created by: andre septian’);
writeln;
begin
writeln (' baca jumlah data (n) ; '); readln (n);
writeln;
writeln ('baca larik');
bacalarik (a,n);
writeln;
writeln ('cetak data');
cetaklarik (a,n);
writeln;
hitungratata (a,n,u);
writeln;
writeln('rata- rata data = ', u:10:6);
carimaks (a,n,id);
writeln;
writeln ('Nilai terbesar : ',a[id]);
x := a[id];
caritemp (a,n,x,idx);
writeln ('bertempat pada larik ke : ',idx);
carimin (a,n,id);
writeln;
writeln ('Nilai terkecil adalah : ',a[id]);
x := a[id];
caritemp (a,n,x,idx);
writeln ('bertempat pada larik ke: ',idx);
end;
writeln;
writeln;
writeln (' ulangi program [y/t] : '); read (akh);
until (akh = 't') ;
end.







Tugas Struktur Data II
20/10/09

Dibuat oleh : Andre Septian
NPM : 08-14-1-0090
Jurusan :Teknik Informatika A

Sabtu, 24 Oktober 2009

port

pengertian-port-jaringan

Pengertian Privatisasi Privatisasi merupakan kebijakan publik yang mengarahkan bahwa tidak ada alternatif lain selain pasar yang dapat mengendalikan ekonomi secara efisien, serta menyadari bahwa sebagian besar kegiatan pembangunan ekonomi yang dilaksanakan selama ini .. Global Crosing adalah perusahaan telekomunikasi terbesar di dunia yang menguasai jaringan serat optik sepanjang 10 ribu mil yang menjangkau 27 negara di dunia termasuk Amerika, Eropa dan Asia Pasifik. Latar Belakang InternetCikal bakal dari Internet adalah ARPANET, sebuah jaringan eksperimen milik pemerintah Amerika Serikat berbasis komunikasi data paket yang didirikan di tahun 1969. Tujuannya untuk menghubungkan para periset ke Dalam hal ini adalah bahwa hub tidak memiliki pengetahuantentang alamat tujuan sehingga penyampaian data secara broadcast, dan juga karena hub hanya memiliki satu domain collision sehingga bila salah satu port sibuk maka port-port yang lain Lay out umum sebuah LAN biasa disebut dengan TOPOLOGI Topologi ditentukan oleh susunan jaringan. Termasuk didalamnya interkoneksi secara fisik dan bagaimana secara logik media diakses oleh host. Pengertian topologi Jaringan adalah Untuk firewall di dalam terminologi jaringan, memiliki beberapa pengertian antara lain adalah sebagai berikut : Firewall didefinisikan sebagai suatu cara atau mekanisme yang diterapkan baik terhadap hardware, software ataupun sistem itu sendiri dengan tujuan kecuali yang diperuntukan bagi komputer dan port tertentu d) Firewall akan mem-filter serta meng-audit traffic yang melintasi perbatasan antara jaringan luar maupun dalam. Teknik-Teknik yang Digunakan firewall

PENGERTIAN port jaringan program hacking terbaru, comment hack di friendster, CRACKER PULSA GRATIS, crack pulsa, download software hacking, hack friendster & facebook, software pulsa trendy Penjualan Pulsa Isi Ulang Dengan Sistem Hub adalah perangkat jaringan yang terdiri dari banyak port untuk menghubungkan Node dalam jaringan LAN sehingga membentuk jaringan yang saling terhubung pada topologi star. Bridge Bridge adalah peralatan jaringan yang digunakan untuk Hai Friends disini gue mau mencoba berbagi ilmu tentang jaringan komputer gue sendiri sich ga pinter2 amat tentang jaringan komputer tapi gue coba bagi-bagi ilmu yang didapat dari bangku SMK-Ku,SMK"KarBhak"Brebes coyyyyyyyyyy: ü Biasanya terdiri dari 8,12,atau 24 port RJ-45. ü Digunakan pada topologi star(bintang). ü Biasanya dijual dengan aplikasi khusus yaitu aplikasi yang mengatur manajemen port tersebut. ü Biasanya dipasang dalam rak khusus,yang didalamnya ada

semua jenis komunikasi hanya dilewatkan oleh hub. hub digunakan untuk sebuah bentuk jaringan yang sederhana (misal hanya untuk menyambungkan beberapa komputer di satu group IP lokal) ketika ada satu paket yang masuk ke satu port di Apa pengertian dari router,swicth, dan hub? fungsinya tuk apa..? jika digunakan bersama-sama ada masalah apa ga..? Hub merupakan perangkat jaringan yang bekerja di OSI layer 1, Physical Layer. Sehingga dia hanya bekerja tak lebih sebagai koneksi dari ISP dialokasikan IP Address 202.123.321.xxx kita anggap sebagai jaringan B, maka agar client warnet bisa terhubung ke ISP dan juga ke internet, diperlukan satu router di warnet tersebut yang memiliki setidaknya 2 port. Pengertian dan Prinsip Kerja LAN LAN dapat definisikan sebagai network atau jaringan sejumlah sistem komputer yang lokasinya terbatas didalam satu gedung, satu kompleksgedung atau suatu kampus dan tidak menggunakan media fasilitas komunikasi alamat tujuan sehingga penyampaian data secara broadcast, dan juga karena hub hanya memiliki satu domain collision sehingga bila salah satu port sibuk maka port-port yang lain harus menunggu. Diposkan oleh the Tit@n's di 22: 04

blokir jaringan komputer. cara PENGERTIAN port jaringan. belajar hacker PENGERTIAN port jaringan. belajar hacker bagi pemula. cara membuka blokir facebook AcehForum.Com Privacy Statement What follows is the Privacy Statement for all acehforum.com blog including all PENGERTIAN port jaringan. belajar hacker Sistem Operasi Jaringan. Pengertian dan fungsi Sistem Operasi. Manajemen Proses dan service Port Service. Protokol TCP. Protokol UDP. Aplikasi Socket TCP

Pendahuluan Perkembangan Teknologi Pengertian Jaringan Komputer LAN – MAN - WAN komunikasi (NIC, serial port, USB, paralel port) Dilewatkan melalui media Jan 2 26, 27 Jan Pengertian Jaringan Komputer dan Aplikasinya Pendahuluan Materi Unix/Linux Fungsi protokol transport Port Service Protokol TCP Protokol UDP = -pengenalan jaringan LAN --====----=Pengertian dan Prinsip Kerja LAN Link •Setiap port didalam swith memiliki domain collision sendiri-sendiri VLAN dapat dikelompokkan berdasarkan port yang digunakan, MAC address, atau tipe protokol yang Pengertian Jaringan Komputer Dalam jaringan komputer banyak sekali kita menemukan istilah Kumpulan Istilah dan Pengertian Dalam Jaringan Kom Port uplink. Router. ROUTER VS BRIDGE

melalui berbagai parameter jaringan apakah itu IP address, nomor port dll. Liputan Alat-alat: Dalam pengertian umum teknologi dari tcp/ip dapat digunakan

Opening Port in OS. Linksys WRT54G. Membangun Jaringan Pc Cloning Dengan Winconnect Pengertian PING. attack sampel. 10 Cara Meningkatkan Kemampuan Jaringan PENGERTIAN port jaringan 60 Elegant Template Blogger Gratis. Alamat URL Pilihan untuk Facebook Profile BOCORAN TERBARU RAHASIA KELEMAHAN E-GOLD GAME YG TERBUKTI MENGHASILKAN RIBUAN wahhhh….. tengkyu bgt neh… seneng bgt bisa dapet template yg gratis tapi lucu PENGERTIAN port jaringan; belajar hacker bagi pemula; cara membuka blokir facebook
Operasi – Operasinya
I.1 Pendahuluan
Definisi :
Matriks adalah susunan segi empat siku – siku dari bilangan yang dibatasi dengan tanda
kurung.
Suatu matriks tersusun atas baris dan kolom, jika matriks tersusun atas m baris dan n
kolom maka dikatakan matriks tersebut berukuran ( berordo ) m x n. Penulisan matriks
biasanya menggunakan huruf besar A, B, C dan seterusnya, sedangkan penulisan
matriks beserta ukurannya (matriks dengan m baris dan n kolom ) adalah Amxn, Bmxn
dan seterusnya.
Bentuk umum
Bentuk umum dari Amxn adalah :
Amxn =
   


   


m m mn
n
n
a a a
a a a
a a a
...
: : ::: :
...
...
1 2
21 22 2
11 12 1
,
aij disebut elemen dari A yang terletak pada baris i dan kolom j.
I.2 Jenis – jenis matriks
Ada beberapa jenis matriks yang perlu diketahui dan sering digunakan pada
pembahasan selanjutnya, yaitu :
a. Matriks Bujur sangkar
Matriks bujur sangkar adalah matriks yang jumlah barisnya sama dengan jumlah
kolomnya. Karena sifatnya yang demikian ini, dalam matriks bujur sangkar dikenal
istilah elemen diagonal yang berjumlah n untuk matriks bujur sangkar yang
berukuran nxn, yaitu : a11, a22, …, ann.
Contoh 1.2.1
A2x2 = 




21 22
11 12
a a
a a dengan elemen diagonal a11 dan a22
A3x3 =
  


  


31 32 33
21 22 23
11 12 13
a a a
a a a
a a a
dengan elemen diagonal a11 ,a22 dan a33
b. Matriks Diagonal
Matriks diagonal adalah matriks yang elemen bukan diagonalnya bernilai nol.
Dalam hal ini tidak disyaratkan bahwa elemen diagonal harus tak nol.
Contoh 1.2.2
A = 


 
0 3
1 0 B = 




0 0
1 0 , C = 




0 0
0 0
Matriks dan operasi – operasinya
Yuliant Sibaroni
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
2
c. Matriks Nol
Mariks Nol merupakan matriks yang semua elemennya bernilai nol.
d. Matriks Segitiga
Matriks segitiga adalah matriks bujur sangkar yang elemen – elemen dibawah atau
diatas elemen diagonal bernilai nol. Jika yang bernilai nol adalah elemen – elemen
dibawah elemen diagonal maka disebut matriks segitiga atas , sebaliknya disebut
matriks segitiga bawah. Dalam hal ini, juga tidak disyaratkan bahwa elemen
diagonal harus bernilai tak nol.
Contoh 1.2.3
A =
  


  


0 0 1
0 0 2
1 0 1
, B =
  


  


0 1 0
1 0 0
0 0 0
, C =
  


  


0 0 2
0 1 0
1 0 0
Matriks A adalah matriks segitiga bawah, matriks B adalah matriks segitiga atas
sedangkan matriks C merupakan matriks segitiga bawah dan juga matriks segitiga
atas.
e. Matriks Identitas
Matriks identitas adalah matriks diagonal yang elemen diagonalnya bernilai 1
f. Matriks dalam bentuk eselon baris tereduksi
Suatu matriks dikatakan memiliki bentuk eselon baris tereduksi jika memenuhi
syarat– syarat berikut :
1. Untuk semua baris yang elemen – elemennya tak–nol , maka bilangan
pertama pada baris tersebut haruslah = 1 ( disebut satu utama ).
2. Untuk sembarang dua baris yang berurutan, maka satu utama yang
terletak pada baris yang lebih bawah harus terletak lebih ke kanan
daripada satu utama pada baris yang lebih atas.
3. Jika suatu baris semua elemennya adalah nol, maka baris tersebut
diletakkan pada bagian bawah matriks.
4. Kolom yang memiliki satu utama harus memiliki elemen nol ditempat
lainnya.
Contoh 1.2.4
A =
  


  


0 0 0 0
0 0 1 1
1 1 0 2
, B =
  


   

0 0 1
0 1 0
1 0 0
, C =
   


   


0 0 0
0 0 0
0 0 1
0 1 0
Matriks A , B dan C adalah matriks – matriks dalam bentuk eselon baris tereduksi
dan notasi 1 menyatakan satu utamanya. Contoh berikut menyatakan matriks –
matriks yang bukan dalam bentuk eselon baris tereduksi.
Matriks dan operasi – operasinya
Yuliant Sibaroni
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
3
Contoh 1.2.5
D =
  


  


0 0 0 0
0 1 1 0
1 1 0 2
, E =
  


  


0 0 1 0 2
0 0 0 0 0
1 1 0 0 0
Matriks D bukan dalam bentuk eselon baris tereduksi karena elemen d12 bernilai 1
sehingga tidak memenuhi syarat ke – 4 ( harusnya = 0 ), sedangkan matriks E tidak
memenuhi karena baris kedua yang merupakan baris nol letaknya mendahului baris
ketiga yang merupakan baris tak nol, sehingga syarat ketiga tidak terpenuhi.
Jika suatu matriks hanya memenuhi syarat 1–3 saja, maka dikatakan matriks
tersebut memiliki bentuk eselon baris.
I.3 Operasi – operasi matriks
a. Penjumlahan matriks
Operasi penjumlahan dapat dilakukan pada dua buah matriks yang memiliki ukuran
yang sama.
Aturan penjumlahan
Dengan menjumlahkan elemen – elemen yang bersesuaian pada kedua matriks
Contoh:




+ +
+ +
= 




+ 




c g d h
a e b f
g h
e f
c d
a b
b. Perkalian matriks dengan matriks
Operasi perkalian matriks dapat dilakukan pada dua buah matriks ( A dan B) jika
jumlah kolom matriks A = jumlah baris matriks B.
Aturan perkalian
Misalkan Amn dan Bnk maka Amn Bnk = Cmk dimana elemen – elemen dari C( cij)
merupakan penjumlahan dari perkalian elemen–elemen A baris i dengan elemen–
elemen B kolom j
Contoh :
A = 




d e f
a b c , B =
   

  


m p
l o
k n
maka A23 B32 = C22 = 




+ + + +
+ + + +
dk el fm dn eo fp
ak bl cm an bo cp
c. Perkalian matriks dengan skalar
Suatu matriks dapat dikalikan suatu skalar k dengan aturan tiap –tiap elemen pada A
dikalikan dengan k.
Contoh 1.3.1
3 




d e f
a b c = 




d e f
a b c
3 3 3
3 3 3
Matriks dan operasi – operasinya
Yuliant Sibaroni
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
4
d. Transpose matriks
Transpose matriks A ( dinotasikan At ) didefinisikan sebagai matriks yang baris –
barisnya merupakan kolom dari A.
Contoh : A = 




4 5 6
1 2 3 􀃆 At =
  


  


3 6
2 5
1 4
Sifat – sifat dari operasi matriks
- A+B = B+A
- A+ ( B+C ) = ( A+B) + C
- AB ≠ BA
- A ( BC ) = ( AB ) C
- ( At )t = A
- ( AB )t = BtAt
I.4 Matriks Invers
Definisi
Jika A, B matriks bujur sangkar dan berlaku AB = BA = I ( I matriks identitas ), maka
dikatakan bahwa A dapat dibalik dan B adalah matriks invers dari A ( notasi A–1 ).
Contoh : A = 






1 3
2 5 , B = 




1 2
3 5 􀃆 AB = BA = 




0 1
1 0
Maka B = A–1 dan A = B–1
Sifat yang berlaku :
- ( A–1 )–1 = A
- ( AB )–1 = B–1A–1
Latihan I
1. Tentukan jenis dari matriks – matriks dibawah ini ( jika memenuhi lebih dari satu,
tuliskan semua ) !
A = 




0 1
1 0 , B =
  


  


1 0 1
0 0 0
1 0 0
, C =
  


  


0 0 0
0 1 2
1 0 2
, D =
  


  


0 0 1
0 0 0
1 2 2
2. Diketahui A = 




0 1
1 0 , B = 




1 2 0
1 0 2 dan C = 




2 2 3
1 1 1
a. Hitung B + C !
b. Hitung AB dan AC , kemudian tentukan AB + AC
c. Dari perhitungan B + C sebelumya, hitung A ( B + C ) kemudian bandingkan
hasilnya dengan jawaban dari b !
Matriks dan operasi – operasinya
Yuliant Sibaroni
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
5
3. Dari soal nomor 2, tentukan
a. ( AB )t dan ( AC )t !
b. Hitung BtAt dan CtAt , kemudian bandingkan hasilnya dengan jawaban a !
4. Tunjukkan apakah matriks B merupakan invers A !
a. A = 




2 0
2 4 dan B = 







2 2
0 4
8
1
b. A = 




0 0
1 3 dan B = 

Senin, 19 Oktober 2009

Sistem Informasi Geografis
Written by mayhoneys
Friday, 17 October 2008 04:32

Sistem Informasi Geografis merupakan sistem berbasis computer yang didesain untuk mengumpulkan, mengelola, memanipulasi, dan menampilkan informasi spasial (keruangan)1. Yakni informasi yang mempunyai hubungan geometric dalam arti bahwa informasi tersebut dapat dihitung, diukur, dan disajikan dalam sistem koordinat, dengan data berupa data digital yang terdiri dari data posisi (data spasial) dan data semantiknya (data atribut). SIG dirancang untuk mengumpulkan, menyimpan dan menganalisis suatu obyek dimana lokasi geografis merupakan karakteristik yang penting, dan memerlukan analisis yang kritis. Penanganan dan analisis data berdasarkan lokasi geografis merupakan kunci utama SIG. Oleh karena itu data yang digunakan dan dianalisa dalam suatu SIG berbentuk data peta (spasial) yang terhubung langsung dengan data tabular yang mendefinisikan bentuk geometri data spasial. Misalnya apabila kita membuat suatu theme atau layer tertentu, maka secara otomatis layer tersebut akan memiliki data tabular yang berisi informasi tentang bentuk datanya (point, line atau polygon) yang berada dalam layer tersebut .

SIG juga merupakan sebuah alat bantu manajemen berupa informasi berbantuan komputer yang berkait erat dengan sistem pemetaan dan analisis terhadap segala sesuatu serta peristiwa-peristiwa yang terjadi di muka bumi. Teknologi SIG mengintegrasikan operasi pengolahan data berbasis database yang biasa digunakan saat ini, seperti pengambilan data berdasarkan kebutuhan dan analisis statistik dengan menggunakan visualisasi yang khas serta berbagai keuntungan yang mampu ditawarkan melalui analisis geografis melalui gambargambar petanya. Kemampuan tersebut membuat SIG berbeda dengan system informasi pada umumnya. Dengan SIG kita mampu melakukan lebih banyak dibanding hanya dengan menampilkan data semata-mata. SIG menggabungkan semua kemampuan, baik yang hanya berupa sekedar tampil saja, sistem informasi yang tersaji secara thematis, dan sistem pemetaan yang berdasarkan susunan dan jaringan lalu-lintas jalan, bersamaan dengan kemampuan untuk menganalisa lokasi geografis dan informasi-informasi tertentu yang terkait terhadap lokasi yang bersangkutan. Dan jangan lupa, SIG adalah sebuah aplikasi dinamis yang akan terus berkembang. Peta yang dibuat pada aplikasi ini tidak hanya akan berhenti dan terbatas untuk keperluan saat dibuatnya saja. Peremajaan terhadap informasi yang terkait pada peta tersebut dapat dilakukan dengan mudah, dan secara otomatis peta tersebut akan segera menunjukkan akan adanya perubahan informasi tadi. Semuanya itu dapat dikerjakan dalam waktu singkat, tanpa perlu belajar secara khusus. SIG sangat memungkinkan untuk membuat tampilan peta, menggunakannya untuk keperluan presentasi dengan menunjuk dan meng-kliknya, serta untuk menggambarkan dan menganalisis informasi dengan cara pandang baru, mengungkap semua keterkaitan yang selama ini tersembunyi, pola, beserta kecenderungannya.



Konsep Sistem Informasi Geografis

Sumber data untuk keperluan GIS dapat berasal dari data citra, data lapangan, survei kelautan, peta, sosial ekonomi dan GPS. Selanjutnya diolah dilaboratorium atau studio GIS dengan software tertentu sesuai dengan kebutuhannya untuk menghasilkan produk yang berupa informasi yang berguna dapat berupa peta konvensional maupun peta digital sesuai keperluan user, maka harus ada input kebutuhan yang diiinginkan user, dapat dilihat pada gambar berikut :





Komponen Sistem Informasi Geografis

Secara umum, Sistem Informasi Geografis bekerja berdasarkan integrasi komponen, yaitu: Hardware, Software, Data, Manusia, dan Metode. Kelima komponen tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:

1. Hardware

Sistem Informasi Geografis memerlukan spesifikasi komponen hardware yang sedikit lebih tinggi dibanding spesifikasi komponen sistem informasi lainnya. Hal tersebut disebabkan karena data-data yang digunakan dalam SIG, penyimpanannya membutuhkan ruang yang besar dan dalam proses analisanya membutuhkan memory yang besar dan processor yang cepat. Beberapa Hardware yang sering digunakan dalam Sistem Informasi Geografis adalah: Personal Computer (PC), Mouse, Digitizer, Printer, Plotter, dan Scanner.

2. Software

Sebuah software SIG haruslah menyediakan fungsi dan tool yang mampu melakukan penyimpanan data, analisis, dan menampilkan informasi geografis.

Dengan demikian elemen yang harus terdapat dalam komponen software SIG adalah:

o Tools untuk melakukan input dan transformasi data geografis

o Sistem Manajemen Basis Data.

o Tools yang mendukung query geografis, analisis, dan visualisasi.

o Geographical User Interface (GUI) untuk memudahkan akses pada tool geografi.

3. Data

Hal yang merupakan komponen penting dalam SIG adalah data. Secara fundamental, SIG bekerja dengan 2 tipe model data geografis, yaitu model data vector dan model data raster.

Dalam model data vector, informasi posisi point, garis, dan polygon disimpan dalam bentuk koordinat x,y. Bentuk garis, seperti jalan dan sungai dideskripsikan sebagai kumpulan daru koordinat-koordinat point. Bentuk polygon, seperti daerah penjualan disimpan sebagai pengulangan koordinat yang tertutup. Data raster terdiri dari sekumpulan grid atau sel seperti peta hasil scanning maupun gambar atau image. Masing-masing grid memiliki nilai tertenti yang bergantung pada bagaimana image tersebut digambarkan.

4. Manusia

Komponen manusia memegang peranan yang sangat menentukan, karena tanpa manusia maka sistem tersebut tidak dapat diaplikasikan dengan baik. Jadi manusia menjadi komponen yang mengendalikan suatu sistem sehingga menghasilkan suatu analisa yang dibutuhkan.

5. Metode

SIG yang baik memiliki keserasian antara rencana desain yang baik dan aturan dunia nyata, dimana metode, model dan implementasi akan berbeda untuk setiap permasalahan.
Video Coding
Written by mayhoneys
Monday, 25 August 2008 05:38

Pengkodean video adalah proses dari kompresi dan dekompresi sinyal video digital. Setiap adegan disampling sesuai satuan waktu untuk menghasilkan frame.

a. Pengambilan Gambar

Menampilkan adegan visual dalam format digital melibatkan penyamplingan keadaan sebenarnya secara spasial dan temporal. Setiap sampel spatio-temporal direpresentasikan sebagai sekumpulan angka yang menggambarkan kecerahan dan warna pada sampel tersebut.

b. Spasial Sample

Format penyamplingan yang umum digunakan adalah dengan menggunakan format bujur sangkar dengan titik sampling diletakkan pada keempat sisinya. Hasil penyamplingan tersebut akan direkonstruksi dengan menampilkan setiap sampelnya dalam 1 pixel. Kualitas dari gambar yang disampling bergantung pada jumlah titik sampel yang digunakan.



c. Temporal Sample

Gambar video diambil dengan menggunakan snapshot pada sinyal periodik. Memutar kembali rangkaian snapshot tersebut akan menampilkan gambar bergerak. Semakin banyak snapshot gambar yang diambil akan menghaluskan pergerakan gambar video tetapi membutuhkan lebih banyak sampling untuk diambil dan disimpan.

d. Redundansi

Sinyal informasi yang berisi data video mengandung redundansi yang dapat memperbesar ukuran data video. Kompresi pada sinyal video dapat dilakukan dengan menghilangkan redundansi pada sinyal. Pada rekonstruksi sinyal video, data redundansi yang dihilangkan dapat digantingkan oleh data lain yang memiliki korelasi.

e. Pewarnaan

Video digital memerlukan format tertentu dalam merepresentasikan pewarnaan dan kecerahan gambar. Dua diantara format representasi pewarnaan yang umum digunkan adalah RGB dan YCrCb.

f. Format Video

Standar kompresi video dapat menangani berbagai macam format frame video. Format frame video yang digunakan disesuaikan dengan kebutuhan aplikasi dan media penyimpanan yang tersedia.




Windows Media Video – 9

Windows Media Video 9 (WMV-9) adalah teknologi media digital yang dikembangkan oleh Microsoft.






Struktur Codec WMV-9


2:0. WMV-9 menggunakan block-based motion compensation dan spatial transform scheme yang juga digunakan oleh standar video kompresi lainnya. Pada standar WMV-9 kompensasi pergerakannya ditampilkan per-blok dari frame hasil rekonstruksi sebelumnya menggunakan kuantitas 2 dimensi yang disebut motion vector (MV) kedalam pemindahan sinyal spasial. Pada sisi decoder, koefisien transform kuantisasi dikodekan dengan entropy, didekuantisasi dan ditransformasi invers untuk menghasilkan perkiraan kesalahan residual yang akan ditambahkan pada prediksi motion compensation untuk menghasilkan rekonstruksi. WMV-9 memiliki 3 jenis frame, yaitu intra (I), predicted (P) dan biderectional predicted (B).
Basis data atau database
Written by admin
Friday, 21 November 2008 06:55

Basis data atau database

Kumpulan dari item data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya yang diorganisasikan berdasarkan sebuah skema atau struktur tertentu, tersimpan di hardware komputer dan dengan software untuk melakukan manipulasi untuk kegunaan tertentu Ada juga yang mendefinisikan basis data adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut


Alasan Perlunya Database

· Basis data merupakan salah satu komponen penting dalam system informasi, karena merupakan dasar dalam menyediakan informasi.

· Basis data menentukan kualitas informasi : akurat, tepat pada waktunya dan relevan. Informasi dapat dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannya.

· Basis data mengurangi duplikasi data (data redudancy).

· Dengan mengaplikasikan basis data hubungan data dapat ditingkatkan.

· Basis data dapat mengurangi pemborosan tempat simpanan luar.


Bahasa basis data

Bahasa basis data terdiri atas


Data Definition Language (DDL), merujuk pada kumpulan perintah yang dapat digunakan untuk mendefinisikan objek – objek basis data, seperti membuat sebuah tabel basis data atau indeks primer atau sekunder.


Data Manipulation Language (DML), mengacu pada kumpulan perintah yang dapat digunakan untuk melakukan manipulasi data, seperti penyimpanan data ke suatu tabel, kemudian mengubahnya dan menghapusnya atau hanya sekedar menampilkannya kembali.


Objektif Basis Data

Secara lebih lengkap, pemanfaatan basis data dilakukan untuk memenuhi sejumlah tujuan (objektif) seperti berikut

a. Kecepatan dan kemudahan (Speed)

b. Efisiensi ruang penyimpanan (Space)

c. Keakuratan (Accuracy)

d. Ketersediaan (Avaibility)

e. Kelengkapan (Completeness)

f. Keamanan (Security)

g. Kebersamaan pemakaian (Sharability)


SQL (Structured Query Language)

SQL adalah bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi dengan database. Menurut ANSI (American National Standards Institute), bahasa ini merupakan standar untuk relational database management systems (RDBMS):


Pernyataan-pernyataan SQL digunakan untuk melakukan beberapa tugas seperti : update data pada database atau menampilkan data dari database. Hampir semua software database mengimplementasikan bahasa SQL sebagai komponen utama dari produknya, salah satunya MySQL.


MySQL

Untuk melakukan administrasi dalam basis data MySQL, dapat menggunakan modul yang sudah termasuk yaitu command-line (perintah: mysql dan mysqladmin). Juga dapat di-download dari situs MySQL yaitu sebuah modul berbasis grafik (GUI): MySQL Administrator dan MySQL Query Browser. Selain itu terdapat juga sebuah perangkat lunak gratis untuk administrasi basis data MySQL berbasis web yang sangat populer yaitu phpMyAdmin. Untuk perangkat lunak untuk administrasi basis data MySQL yang dijual secara komersial antara lain: MySQL front, Navicat dan EMS SQL Manager for MySQL


Perintah dasar MySQL

Bahasa SQL memiliki struktur yang mudah dipahami karena perintah – perintahnya pada dasarnya dibuat dari bahasa Inggris. Sehingga kita dapat melakukan perintah – perintah SQL ke dalam database MySQL, yaitu


a. Memasukkan atau menambah record baru ke dalam database.

b. Mengeksekusi query database

c. Mengambil data dari database

d. Mengubah record pada database

e. Menghapus record pada database

Perintah SQL dapat diketik dengan huruf besar atau kecil (non case sensitive). Setelah selesai mengetik perintah di MySQL harus diakhiri dengan tanda titik koma sebagai penanda akhir dari perintah MySQL. Perintah SQL dapat diketik dengan huruf besar atau kecil (non case sensitive). Setelah selesai mengetik perintah di MySQL harus diakhiri dengan tanda titik koma sebagai penanda akhir dari perintah MySQL.